DAERAH

Ketua DPRD Garut Dorong Battle of Honor Jadi Agenda Tahunan Pembinaan Atlet Bela Diri

Garut, zonainformasinew.com – Ketua DPRD Garut, Aris Munandar, memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan ajang olahraga bela diri Temu Tarung “Battle of Honor” Volume 2 yang digelar di Sport Hall SOR RAA Adiwijaya, Kecamatan Tarogong Kidul, Minggu (21/6/2026). Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah strategis dalam mencetak atlet berbakat sekaligus memperkuat ekosistem olahraga di Kabupaten Garut.

Ajang yang menyedot ribuan penonton ini turut dihadiri Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pembinaan generasi muda melalui olahraga prestasi.

Aris Munandar menilai, kejuaraan bela diri seperti Battle of Honor tidak hanya menghadirkan pertandingan yang kompetitif, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda melalui nilai-nilai disiplin, sportivitas, kerja keras, dan rasa saling menghormati.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dikembangkan sehingga menjadi agenda rutin yang mampu melahirkan atlet-atlet potensial asal Garut untuk bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

Sementara itu, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengucapkan selamat kepada para petarung yang berhasil meraih prestasi. Ia menyampaikan bahwa kompetisi seperti ini menjadi ruang bagi para atlet muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mengasah mental bertanding.

“Kejuaraan seperti ini merupakan kesempatan bagi talenta-talenta Garut untuk berkembang dan menunjukkan kualitasnya. Semoga Battle of Honor terus hadir sebagai bagian dari pembinaan olahraga di daerah,” ujarnya.

Di sisi lain, Promotor Battle of Honor, Rangga Ramadan, mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan event yang mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Antusiasme penonton terlihat dari hampir 3.000 tiket yang berhasil terjual selama pelaksanaan kegiatan.

Menurut Rangga, tingginya jumlah pengunjung tidak hanya menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga bela diri, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap roda perekonomian daerah. Kehadiran ribuan penonton turut meningkatkan aktivitas sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pelaku UMKM yang membuka usaha di sekitar lokasi acara.

“Battle of Honor hadir bukan sekadar menyajikan pertandingan, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan yang menyatukan komunitas olahraga sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” katanya.

Selain menyuguhkan partai utama Street Fight, rangkaian kegiatan dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 tersebut juga diisi dengan Turnamen Panco (Panco Battle), talkshow edukatif, pertunjukan seni bela diri, serta berbagai hiburan yang semakin menyemarakkan suasana dan menarik minat masyarakat dari berbagai daerah.(Yopi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha