Ketua DPRD dan Ketua MUI Kota Bekasi Hadir Langsung di HPN Bekasi Raya 2026, Panitia: Itulah Dukungan Sesungguhnya
Kota Bekasi, zonainformasinew.com – Panitia Hari Pers Nasional (HPN) Bekasi Raya 2026 dan Hari Kebebasan Pers Sedunia menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Ketua DPRD Kota Bekasi, Dr. Sardi Efendi, S.Pd., M.M., dan Ketua MUI Kota Bekasi, Drs. KH. Saifuddin Siroj, yang hadir secara langsung pada acara puncak HPN Bekasi Raya 2026 di Gedung Creative Center (GCC), Bekasi Timur, Kota Bekasi, Sabtu (13/6/2026).

Kehadiran kedua tokoh tersebut menjadi perhatian tersendiri di tengah pelaksanaan peringatan HPN Bekasi Raya 2026 yang dihadiri ratusan wartawan dari berbagai organisasi profesi, kelompok kerja (Pokja), komunitas, paguyuban, dan perusahaan media se-Bekasi Raya.

Ketua Panitia HPN Bekasi Raya 2026, Ade Muksin, S.H., mengatakan bahwa kehadiran langsung Ketua DPRD Kota Bekasi dan Ketua MUI Kota Bekasi merupakan bentuk dukungan nyata terhadap insan pers dan upaya membangun kemitraan yang harmonis antara pers dengan para pemangku kepentingan.
“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Ketua DPRD Kota Bekasi dan Ketua MUI Kota Bekasi yang hadir langsung bersama insan pers. Kehadiran mereka merupakan bentuk penghormatan, perhatian, dan dukungan nyata terhadap pers serta kegiatan HPN Bekasi Raya 2026,” ujar Ade Muksin.
Menurutnya, panitia sengaja menetapkan acara puncak HPN Bekasi Raya 2026 pada hari Sabtu, 13 Juni 2026, agar tidak mengganggu agenda pemerintahan maupun tugas-tugas kedinasan para pejabat daerah dan pimpinan lembaga.
“Kami memilih hari Sabtu dengan harapan para kepala daerah, Forkopimda, pimpinan lembaga, dan para pemangku kepentingan dapat hadir langsung di tengah-tengah insan pers Bekasi Raya tanpa terganggu agenda kedinasan,” katanya.
Namun demikian, panitia mencatat sebagian besar pejabat dan pimpinan lembaga yang diundang tidak hadir secara langsung pada acara puncak tersebut.
Wali Kota Bekasi, Plt. Bupati Bekasi, Kapolres Metro Bekasi Kota, Kapolres Metro Bekasi, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, Dandim 0507/Bekasi, serta Dandim 0509/Kabupaten Bekasi mengirimkan perwakilan untuk menghadiri kegiatan tersebut.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Ketua Pengadilan Negeri Kota Bekasi, dan Ketua Pengadilan Negeri Cikarang tidak hadir dan tidak mengirimkan perwakilan.
Kondisi tersebut, menurut Ade, menjadi catatan sekaligus kegelisahan yang dirasakan sebagian insan pers Bekasi Raya.
“Selama ini pers sering disebut sebagai mitra strategis pemerintah, aparat penegak hukum, legislatif, yudikatif, dan seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, wajar apabila muncul pertanyaan dari rekan-rekan wartawan. Acara ini dilaksanakan pada hari Sabtu, waktunya pun tidak panjang dan tidak memakan waktu berjam-jam. Mengapa kegiatan tahunan insan pers Bekasi Raya ini belum menjadi prioritas kehadiran sebagian besar pejabat yang kami undang?” ungkapnya.
Meski demikian, Ade menegaskan bahwa panitia tetap menghormati seluruh pejabat dan pimpinan lembaga yang berhalangan hadir karena berbagai alasan dan agenda masing-masing.
“Kami tidak sedang menyalahkan siapa pun. Kami hanya menyampaikan kegelisahan yang dirasakan sebagian insan pers. Kehadiran seorang pemimpin memiliki makna yang sangat besar. Kehadiran menunjukkan penghargaan, kedekatan, dan komitmen kemitraan yang nyata. Pers tidak meminta untuk diistimewakan, tetapi berharap kemitraan yang selama ini disampaikan dapat diwujudkan dalam tindakan nyata,” tegasnya.
Ade Muksin juga menyampaikan apresiasi khusus atas kontribusi yang diberikan kedua tokoh tersebut selama acara berlangsung. Menurutnya, kehadiran mereka tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan makna dan energi positif bagi seluruh insan pers yang hadir.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPRD Kota Bekasi, Dr. Sardi Efendi, S.Pd., M.M., yang telah berkenan memberikan sambutan penuh semangat dan motivasi kepada insan pers Bekasi Raya. Begitu pula kepada Ketua MUI Kota Bekasi, Drs. KH. Saifuddin Siroj, yang telah memimpin doa terbaik untuk kami semua. Doa dan dukungan beliau menjadi penyemangat sekaligus harapan agar insan pers Bekasi Raya senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, integritas, dan keberkahan dalam menjalankan tugas jurnalistik,” ujarnya.
Menurut Ade, sambutan yang disampaikan Ketua DPRD Kota Bekasi serta doa yang dipimpin Ketua MUI Kota Bekasi menjadi bagian penting yang melengkapi semangat kebersamaan dalam peringatan HPN Bekasi Raya 2026 dan Hari Kebebasan Pers Sedunia.
“Kehadiran, sambutan, dan doa yang diberikan kepada kami adalah bentuk perhatian yang sangat kami hargai. Atas nama panitia dan seluruh insan pers Bekasi Raya, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” katanya.
Ade menambahkan, kehadiran langsung Ketua DPRD Kota Bekasi dan Ketua MUI Kota Bekasi membuktikan bahwa dukungan terhadap pers tidak selalu harus diwujudkan dalam bentuk sambutan atau pernyataan formal, tetapi juga melalui kesediaan meluangkan waktu untuk hadir, bersilaturahmi, dan menyapa insan pers secara langsung.
“Karena bagi kami, kehadiran adalah bentuk dukungan yang paling sederhana, namun paling bermakna. Dan itulah yang ditunjukkan oleh Ketua DPRD Kota Bekasi dan Ketua MUI Kota Bekasi pada HPN Bekasi Raya 2026,” pungkasnya.
HPN Bekasi Raya 2026 dan Hari Kebebasan Pers Sedunia mengusung tema “Pers Bersatu, Bekasi Raya Maju” dan untuk kedua kalinya diselenggarakan secara bersama-sama oleh lintas organisasi wartawan, Pokja, komunitas, paguyuban, dan perusahaan media se-Bekasi Raya sebagai wadah mempererat persatuan, profesionalisme, dan kemitraan dalam membangun Bekasi Raya yang maju, demokratis, dan bermartabat. (Ibnu/Tim Zona).
