DAERAH

Dua Tahun Memimpin, Hj. Bety Nurbaiti, SKM., M.KM. Dorong ILP, Posyandu Digital, dan Sukseskan Program Nasional Cek Kesehatan Gratis

Garut, zonai formasinew.com  — Hj. Bety Nurbaiti, SKM., M.KM., selaku Kepala UPT Puskesmas Sukaraja, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, terus menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat pelayanan kesehatan dasar.y Sejak mulai menjabat pada 5 Januari 2024 hingga saat ini, berbagai transformasi layanan kesehatan telah dijalankan secara berkelanjutan, sejalan dengan kebijakan dan program prioritas Dinas Kesehatan Kabupaten Garut.

Memasuki periode 2024–2025, Puskesmas Sukaraja memfokuskan penguatan pada penerapan Integrasi Layanan Primer (ILP), sebuah pendekatan pelayanan kesehatan berbasis siklus hidup manusia, mulai dari bayi baru lahir, balita, remaja, usia produktif, hingga lanjut usia.

ILP: Pelayanan Kesehatan Terpadu Berbasis Siklus Hidup

Dalam wawancara bersama media, Hj. Bety Nurbaiti, SKM., M.KM. menjelaskan bahwa ILP merupakan kebijakan nasional yang bertujuan menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih menyeluruh dan terintegrasi.

> “Melalui ILP, pelayanan kesehatan tidak lagi terfragmentasi. Masyarakat dilayani sesuai tahapan siklus hidupnya, sehingga upaya promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif dapat berjalan seimbang,” jelasnya.

 

Pendekatan ILP dinilai mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan dasar sekaligus memperkuat upaya pencegahan penyakit sejak dini di tengah masyarakat.

Penguatan Posyandu sebagai Garda Terdepan

Sejalan dengan penerapan ILP, Puskesmas Sukaraja juga terus memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan di tingkat desa.

> “Posyandu saat ini kami dorong menjadi Posyandu siklus hidup, bukan hanya melayani balita, tetapi juga ibu hamil, remaja, usia produktif, hingga lansia,” ungkapnya.

 

Penguatan Posyandu dilakukan melalui pembinaan rutin kader kesehatan, peningkatan kompetensi, serta pemenuhan sarana dan prasarana pendukung pelayanan.

Transformasi Digital Posyandu

Mengikuti perkembangan teknologi, Puskesmas Sukaraja mulai menerapkan digitalisasi Posyandu, khususnya pada sistem pencatatan dan pelaporan kesehatan.

> “Digitalisasi sangat membantu dalam meningkatkan akurasi data, memudahkan pemantauan kondisi kesehatan masyarakat, serta mempercepat pelaporan ke Dinas Kesehatan,” tambahnya.

Langkah ini menjadi bagian dari transformasi layanan kesehatan yang lebih modern dan berbasis data.

Komitmen Mensukseskan Program Nasional Cek Kesehatan Gratis (CKG)

Selain ILP dan penguatan Posyandu, Puskesmas Sukaraja juga aktif mendukung Program Nasional Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang saat ini tengah diprioritaskan oleh pemerintah pusat.

Dalam capaian nasional, Kabupaten Garut berhasil menempati peringkat ke-2 tingkat nasional dan peringkat ke-1 tingkat Provinsi Jawa Barat dalam pelaksanaan Program CKG. Capaian tersebut menjadi motivasi besar bagi seluruh fasilitas kesehatan di Kabupaten Garut.

> “Cek Kesehatan Gratis adalah program strategis nasional yang manfaatnya sangat dirasakan masyarakat. Puskesmas Sukaraja bersama seluruh puskesmas se-Kabupaten Garut berkomitmen penuh untuk mensukseskan Program CKG ini,” tegas Hj. Bety Nurbaiti, SKM., M.KM.

Program CKG meliputi pemeriksaan kesehatan dasar, skrining penyakit tidak menular, serta deteksi dini faktor risiko kesehatan masyarakat, yang dilaksanakan sesuai pendekatan siklus hidup.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Kesehatan Masyarakat

Keberhasilan berbagai program kesehatan tersebut tidak terlepas dari kolaborasi lintas sektor. Puskesmas Sukaraja secara aktif menjalin sinergi dengan pemerintah desa, kecamatan, kader kesehatan, tokoh masyarakat, serta unsur lintas sektor lainnya.

“Kesehatan adalah tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi yang kuat, program-program kesehatan dapat berjalan optimal dan berkelanjutan,” ujarnya.

Komitmen Pelayanan Berkelanjutan

Menutup wawancara, Hj. Bety Nurbaiti, SKM., M.KM. menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat wilayah kerja Puskesmas Sukaraja.

“Harapan kami, masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan yang mudah, berkualitas, dan berkesinambungan. Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik,” pungkasnya.

Dengan kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan, inovasi, dan kolaborasi, UPT Puskesmas Sukaraja di bawah kepemimpinan Hj. Bety Nurbaiti, SKM., M.KM. diharapkan terus berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan berdaya.(Yopi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *