KAB. BEKASI

Lagi, Sampah Kali Kopeng di Bersihkan UPTD Wilayah 1 DLH Kabupaten Bekasi Turunkan Satu Excavator 5 Dumptruck

 

Kabupaten Bekasi, zonainformasinew.com – UPTD Wilayah I Pengolahan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi lagi-lagi melakukan pembersihan dan pengakatan sampah di Kali Kopeng DT 8, Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan kabupaten bekasi, dengan menurunkan satu alat berat 1 Exskapator dan 5 init mobil pengakut sampah.

Tumpukan sampah sepanjang ratusan meter yang menumpuk di kali dibersihkan dengan mengerahkan 30 pasukan pesapon, ratusan karung di siapkan untuk wadah sampah Enceng gondok dan sampah rumah tangga, Minggu (23/11/25).

Pembersihan dan pengangkatan sampah di kali kopeng tersebut di hadiri dari pihak Kementrian Lingkungan Hidup (KLH), dan juga DLH Provinsi Jawa Barat, DLH Kabupaten Bekasi, Satgas Citarum, UPTD Wilayah I Pengolahan Persampahan DLH Kabupaten Bekasi berserta jajaran, para pesapon, beserta segenap aparatur pemerintah desa Babelan kota dan Camat Babelan, Babinsa Bimaspol.

“Sampah tersebut kemudian diangkat ke atas Bantara kali tanah untuk mempermudah pengakuan, kemudian sampah tersebut akan diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA) Burangkeng kabupaten bekasi, ungkapnya H. Zulkarnain Lubis Kepala UPTD Pengelolaan Persampahan (PP) Wilayah I DLH Kabupaten Bekasi.

Kami dari UPTD wilayah 1 dinas lingkungan hidup kabupaten bekasi tak bisa dan tak henti untuk melakukan pembersihan sampah yang ada di kali maupun yang ada di bahu jalan, dan kami selalu menghimbau diharapkan peran aktif dan partisipasi warga masyarakat dan pemerintah setempat untuk peduli akan kebersihan lingkungan yang ada di wilayah masing-masing. Jelasnya.

Sebanyak 30 pasapon pasukan orange dan pasukan kepiting muara kami terjunkan dan 1 alat berat Exskapator serta 5 armada mobil pengangkut sampah, para pesapon pasukan kepiting muara yang terjun langsung ke Kali Kopeng untuk membersihkan dan mengangkat sampah tersebut, “Buanglah sampah pada tempatnya, jangan buang sampah ke kali, karena saat ini sudah memasuki musim penghujan di akibatkan saluran air tersumbat dan di hawatirkan berdampak banjir ini di lingkungan,” ungkapnya, H. Zulkarnain.” (Cep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *