DAERAH

Pemasangan Bronjong di Desa Boja Diharapkan Cegah Erosi dan Jaga Akses Jalan Warga

Cilacap, zonainformasinew.com — Pekerjaan pemasangan bronjong di Desa Boja, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah mendapat apresiasi dari masyarakat setempat.

Warga menilai pembangunan tersebut sangat penting untuk menjaga kondisi lingkungan sekaligus mempertahankan akses jalan yang kerap digunakan dalam aktivitas sehari-hari.

Salah satu warga, Herman, mengungkapkan harapannya agar pemasangan bronjong tidak berhenti di titik saat ini, melainkan dapat terus dilanjutkan hingga ke tepi jalan. Menurutnya, hal tersebut penting guna mencegah terputusnya akses jalan akibat longsor atau erosi.

“Harapannya bisa dilanjutkan sampai ke tepi jalan supaya akses warga tetap aman dan tidak terputus,” ujarnya.

Pekerjaan pemasangan bronjong ini dilaksanakan oleh pemerintah melalui Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy (BBWS Citanduy) yang bekerja sama dengan kontraktor lokal, H. Juanda. Di lapangan, pelaksanaan proyek dilakukan dengan mengedepankan standar kualitas dan kuantitas sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.

H. Juanda saat ditemui di lokasi pada hari Sabtu 28 Maret 2026 menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen menjalankan pekerjaan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dari BBWS Citanduy. Ia juga berharap proyek tersebut dapat terus berlanjut mengingat pentingnya akses jalan bagi warga.

“Kami mengutamakan kualitas pekerjaan sesuai SOP, dan berharap kegiatan ini bisa terus dilanjutkan demi kepentingan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, perwakilan BBWS Citanduy melalui PPK OP SDA II (Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air II), Yahya Yoshua Leander, yang diwakili oleh pengawas lapangan Hendi, menyampaikan bahwa pembangunan bronjong ini diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa kondisi bibir sungai di wilayah tersebut sebelumnya mengalami pengikisan akibat derasnya arus air, terutama saat musim hujan. Dengan adanya pemasangan bronjong, diharapkan dapat menahan laju air dan mengurangi risiko erosi.

“Dengan adanya bronjong ini, diharapkan dapat mencegah erosi yang bisa menyebabkan longsor, terutama di sekitar jalan yang sering dilalui warga,” ungkapnya.

Pemasangan bronjong ini menjadi salah satu upaya strategis dalam menjaga stabilitas tebing sungai serta melindungi infrastruktur jalan desa, sehingga aktivitas masyarakat di Desa Boja dapat tetap berjalan dengan aman dan lancar.(Wawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha