KOTA BEKASI

Pelatakan Batu Pertama Pembangunan HKBP Wisma Asri oleh Walikota Bekasi

Bekasi Zona Informasi New – Walikota Bekasi Diwakili oleh Kabag Kesra H.Agus Harfa ,Ketua FKUB”H.Abdul Manan’, Camat ,Lurah ,Danramil Polsek RT,RW setempat dan para undangan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gereja HKBP Wisma Asri sabtu 14 April 2026.

Dalam moment tersebut, Agus Harfa memberikan apresiasi kepada Jemaat Gereja HKBP Wisma Asri dalam pelaksanaan peletakan batu pertama, hal ini menandakan keseriusan, kesiapan dan wujud kerinduan warga jemaat HKBP Wisma Asri untuk memiliki Rumah Ibadah Sendiri yang lebih besar dan dapat digunakan sebagai tempat beribadah dan kegiatan rohani lainnya.

Acara peletakan batu pertama tersebut bertepatan dengan peringatan Imlek dan Bulan Suci Rhamadan masuknya Injil ke Lembah Baliem, sehingga Kabag Kesra Kota Bekasi turut memperingati hari Injil masuk Lembah Baliem bersama seluruh Jemaat HKBP Wisma Asri.

“Semoga momen ini menjadi waktu dan kesempatan bagi seluruh warga Gereja HKBP Wisma Asri untuk mengevaluasi diri, apakah lembah baliem sudah benar-benar mencapai hasil yang dicita-citakan oleh para misionaris,”ungkapnya.

Dalam sambut, Kabag Kesra Agus Harfa ungkapkan bahwa Peletakan batu pertama tersebut merupakan salah satu simbol harapan jemaat untuk memiliki satu bangunan gedung gereja yang representative.

Makna yang terkandung dalam acara ini adalah kebersamaan, persaudaraan dan solidaritas, makna ini sangatlah postif ketika orang-orang mempunyai niat tulus untuk membangun Rumah Tuhan sebagai wadah berhimpun Jemaat Kristen untuk memuji dan memuliakan Tuhan dan mengoptimalkan Peran Gereja sebagai sarana pembinaan umat” ucapnya.

Walikota Bekasi diwakil oleh Kabag Kesra Kota Bekasi mengajak seluruh jemaat untuk bekerja sama membantu panitia pembangunan dalam menyelesaiakan proses pembangunan hingga selesai serta pesan bagi jemaat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu menyesatkan yang dapat menghancurkan kebersamaan.

“Perbedaan pendapat jangan menjadi alasan untuk tidak harmonis, saya harap sekiranya dalam Pembangunan Gedung Gereja ini dapat mengedepankan kebersamaan hidup jemaat” tuturnya.

Dikesempatan itu juga, Mangasih Sianturi memberi apresiasi kepada Hamba-hamba Tuhan, para misionaris, penginjil serta guru-guru jemaat yang selama 30 tahun hingga saat ini masih tetap semangat dan berjuang keras dalam meneruskan cita-cita para misionaris untuk menyapaikan injil ke seluruh masyarakat di lembah baliem.

“Saya mengajak kepada seluruh warga denominasi gereja yang ada dilembah baliem untuk mensyukuri dan mengharagi perjuangan serta kerja keras dari para Hamba Tuhan dan pelayan jemaat dengan taat dan setia mengikuti kegiatan-kegiatan rohani di setiap gereja masing-masing sehingga dapat menjadi gaya hidup dan dapat dipalikasikan dikehidupan sehari-hari”pungkasnya. (Abu Hasan )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *