KOTA BEKASI

Ketua RW Dukung Wali Kota Bekasi Berkantor di Lingkungan Warga, Minta Dinas Ikut Hadir. Banjir Dukungan Rencana Walikota Ngantor di RW, Ketua RW: Ini Moment yang Harus Dimanfaatkan.

Kota Bekasi, zonainformasinew.com – Rencana Wali Kota Bekasi Tri Adhianto berkantor di setiap Rukun Warga (RW) mulai Januari 2027 mendapat dukungan dari sejumlah ketua RW.

Mereka menilai langkah tersebut dapat memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus membuka peluang percepatan penanganan persoalan di lingkungan.

Dukungan itu disertai sejumlah masukan terkait kesiapan pelaksanaan, mulai dari kepastian jadwal kunjungan, fasilitas tempat berkantor, hingga keterlibatan perangkat daerah agar aspirasi warga dapat ditindaklanjuti secara langsung.

Ketua RW 01 Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Wage Tirta, yang juga menjabat sebagai Ketua FKRW Bekasi Jaya, menyambut positif rencana tersebut. Ia menilai kepastian jadwal menjadi salah satu hal penting agar pengurus RW dan masyarakat dapat mempersiapkan diri.

“Program ini sangat bagus. InsyaAllah kalau jadwalnya jelas tentu masyarakat kita bisa hadirkan untuk curhat langsung ke pak wali terkai dengan persoalan di wilayah,” ujar Wage.

Ia juga mengingatkan bahwa kondisi fasilitas di setiap RW berbeda, Menurutnya, sejumlah RW ada yang belum memiliki kantor RW sehingga perlu disiapkan alternatif lokasi yang layak agar agenda berkantor dapat berlangsung dengan nyaman dan tidak terkendala keterbatasan fasilitas.

Dukungan serupa disampaikan Ketua RW 13 Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Agustiono. Ia menyambut baik rencana Wali Kota berkantor, bahkan menginap di lingkungan RW, karena dinilai dapat membuka ruang komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.

“Tidak semua warga punya waktu dan kesempatan untuk datang ke Balai Kota menyampaikan persoalan. Karena itu, ketika Pak Wali Kota datang ke lingkungan kami, masyarakat punya ruang lebih dekat untuk menyampaikan kebutuhan mereka. Ini kesempatan yang harus dimanfaatkan agar suara warga lebih mudah didengar.” ungkap Agustiono.

Ia berharap pertemuan langsung tersebut juga dapat membantu pengurus RW menyampaikan kebutuhan prioritas wilayah, termasuk dalam pelaksanaan program Lingkar Keren agar semakin sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Ketua RW 02 Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondok Gede, Herry Mukti, mendorong agar agenda berkantor di RW turut melibatkan perangkat daerah terkait. Menurutnya, kehadiran dinas dapat membantu memperjelas penanganan persoalan yang membutuhkan koordinasi lintas instansi.

“Kami berharap beberapa perangkat daerah ikut mendampingi agar pelayanan kepada masyarakat bisa langsung ditindaklanjuti. Dinas terkait juga dapat melihat kondisi di lapangan, misalnya untuk pelayanan administrasi maupun perbaikan wilayah,” kata Herry.

“Kalau ada persoalan yang belum bisa diselesaikan saat kunjungan, setidaknya warga mendapat penjelasan mengenai proses, pihak yang menangani, dan perkembangan penyelesaiannya.” tambahnya.

Ia menilai koordinasi tersebut penting agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas mengenai proses dan waktu penyelesaian layanan, sehingga pengurus RW tidak dibebani ekspektasi yang berada di luar kewenangannya.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto sebelumnya menyampaikan rencana berkantor di RW mulai Januari 2027. Langkah ini disiapkan untuk memperkuat komunikasi dengan masyarakat sekaligus melihat secara langsung berbagai persoalan di tingkat lingkungan.

Kehadiran Wali Kota di lingkungan warga juga menjadi kesempatan untuk melihat langsung bagaimana dana Rp100 juta per RW dalam program Lingkar Keren dimanfaatkan.

Dengan begitu, pemerintah dapat mengetahui apakah kegiatan yang dipilih sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat atau masih ada persoalan penting yang perlu mendapat perhatian.(Abu Hasan Joko).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha