DAERAH

Harapan Baru Pencaker, Pemkab MoU dengan Sejumlah Perusahaan

 

Karawang, zonainformasinew.com – Udara di Aula Bappeda Karawang terasa sedikit berbeda. Bukan hanya karena pendingin ruangan yang bekerja optimal, tapi karena ada aroma optimisme yang menguar. Optimisme yang datang dari selembar kertas yang baru saja ditandatangani. Jumat 19 September 2025.

Kertas tersebut berisikan Memorandum of Understanding (MoU) antara Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Karawang dengan beberapa perusahaan.

Sebuah jalinan kerja sama yang diharapkan menjadi jembatan bagi para pencari kerja lokal dengan dunia industri. Bupati Karawang, Η Aep Syaepuloh SE hadir bukan sekadar sebagai saksi, melainkan sebagai penjamin.

Di sampingnya, perwakilan dari berbagai perusahaan tampak serius namun juga menunjukkan antusiasme yang sama. Ini bukan sekadar seremoni tanda tangan biasa. Ini adalah janji. Janji dari pemerintah daerah untuk memfasilitasi kebutuhan tenaga kerja industri, dan janji dari industri untuk menyerap potensi lokal.

Bupati Aep dengan gaya khasnya yang lugas dan penuh semangat, memberikan sambutan yang mengena. Beliau tidak ingin ada celah sedikit pun yang bisa menghambat laju investasi di Karawang. “Saya berpesan, tolong laporkan langsung kepada saya jika ada kendala,” ujarnya, pandangannya menyapu seluruh hadirin.

Pesan itu bukan sekadar retorika. Di balik kalimat sederhana itu, tersimpan komitmen besar. Komitmen untuk melindungi iklim investasi, yang berarti juga melindungi lapangan kerja bagi masyarakat Karawang. Bupati tahu betul, investasi adalah nadi ekonomi. Dan nadi itu harus dijaga agar berdenyut kencang, tanpa sumbatan.

MoU ini menjadi penegasan bahwa BLK Karawang tidak lagi hanya menjadi menara gading. la menjadi dapur, tempat para calon pekerja dibentuk, ditempa, dan disiapkan agar siap saing. Kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan industri, fasilitas pelatihan yang memadai, dan instruktur yang kompeten menjadi taruhan utama. (Eddy Naedi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *