DAERAH

DPRD Garut Dorong Kolaborasi Pariwisata Priangan Timur untuk Perkuat Ekonomi

Garut, zonainformasinew.com – Penguatan kerja sama lintas daerah dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam mengembangkan sektor pariwisata di kawasan Priangan Timur. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan daya tarik destinasi, tetapi juga membuka dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Hal itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi Korwil V Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Priangan Timur yang digelar di Hotel Sabda Alam, Kabupaten Garut, Rabu (23/9/2026).

Kegiatan yang mengusung tema *“Memperkuat Kolaborasi Pariwisata Priangan Timur yang Berkelanjutan dan Berdaya Saing”* tersebut mempertemukan pengurus PHRI dari sejumlah kabupaten dan kota di kawasan Priangan Timur.

Ketua DPRD Kabupaten Garut, Aris Munandar, turut hadir dan memberikan apresiasi terhadap forum koordinasi lintas daerah tersebut. Ia menilai sektor pariwisata memiliki keterkaitan erat dengan berbagai aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurut Aris, pergerakan wisatawan tidak berhenti pada batas administrasi suatu daerah. Karena itu, destinasi di kawasan Priangan Timur dapat dikembangkan melalui pola promosi dan kerja sama yang saling melengkapi.

“Pariwisata tidak mengenal batas wilayah administratif. Sementara wisatawan bergerak dari satu tempat ke tempat lain, kita sering kali masih bekerja sendiri-sendiri,” ujarnya.

Ia berharap kekuatan masing-masing daerah dapat disatukan sehingga kawasan Priangan Timur memiliki rangkaian destinasi yang lebih terintegrasi dan mampu meningkatkan daya saing pariwisata.

Dari sisi legislatif, Aris menyatakan DPRD Kabupaten Garut mendukung penguatan kolaborasi tersebut. Menurutnya, dukungan kebijakan dan regulasi diperlukan untuk menciptakan iklim yang kondusif bagi perkembangan industri pariwisata sekaligus memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Kami di lembaga legislatif akan terus berkomitmen menyusun kerangka regulasi yang kondusif bagi pertumbuhan industri pariwisata, sekaligus memastikan manfaatnya dirasakan secara adil oleh masyarakat luas,” katanya.

Aris juga mengingatkan para pelaku usaha pariwisata agar tidak hanya berfokus pada peningkatan jumlah kunjungan. Kualitas pelayanan, kebersihan, serta keamanan destinasi juga perlu menjadi perhatian bersama untuk menjaga kepercayaan wisatawan.

Menurutnya, pengalaman positif selama berwisata menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong wisatawan untuk kembali berkunjung maupun merekomendasikan destinasi kepada orang lain.

Sementara itu, penguatan kolaborasi antarwilayah menjadi salah satu pembahasan penting dalam Rakorwil V PHRI Jawa Barat. Kawasan Priangan Timur yang mencakup Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Kota Banjar, dan Pangandaran dinilai memiliki potensi untuk dipasarkan sebagai rangkaian destinasi yang saling melengkapi.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, PHRI, dan pelaku usaha lainnya, pengembangan pariwisata diharapkan dapat memberikan dampak berantai terhadap sektor perdagangan, transportasi, akomodasi, kuliner, hingga usaha masyarakat.(Yopi/Ajun).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha