Sapi Cup Pangauban Open 2026, Asep Feri Herdiana Bawa Pangauban Semakin Bergeliat
Garut, zonainformasinew.com – Desa Pangauban kembali menjadi sorotan melalui gelaran Sapi Cup Pangauban Open 2026, sebuah agenda olahraga yang tidak hanya menghadirkan persaingan antartim, tetapi juga menjadi momentum mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian warga.
Di bawah kepemimpinan Asep Feri Herdiana, Desa Pangauban terus menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat. Salah satunya melalui Sapi Cup Pangauban Open 2026 yang digelar dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Barat.
Turnamen tersebut berlangsung sekitar 40 hari dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Pertandingan tidak hanya menjadi tontonan olahraga, tetapi juga menghadirkan aktivitas ekonomi di sekitar lokasi kegiatan.
Berbagai aktivitas masyarakat ikut bergerak selama pelaksanaan turnamen. Kehadiran peserta dan penonton memberikan ruang bagi pelaku usaha kecil di sekitar lokasi untuk mendapatkan manfaat ekonomi.
Bagi Desa Pangauban, Sapi Cup bukan sekadar pertandingan untuk memperebutkan gelar juara. Kegiatan tersebut menjadi wadah silaturahmi, pembinaan generasi muda, sekaligus ruang untuk mengembangkan potensi olahraga masyarakat.
Apresiasi Dede Kusdinar
Anggota DPRD Jawa Barat, Dede Kusdinar, yang juga merupakan warga Desa Pangauban, turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Sapi Cup Pangauban Open 2026.
Menurut Dede, kegiatan olahraga tersebut memberikan dampak positif terhadap masyarakat, termasuk dari sisi perekonomian.
“Ini sangat membantu ekonomi masyarakat sekitar. Apalagi saya sebagai warga Desa Pangauban, sangat mengapresiasi sekali,” ungkap Dede.
Dede menilai kegiatan olahraga di tingkat desa memiliki potensi untuk terus dikembangkan. Selain menjadi sarana kompetisi, kegiatan seperti Sapi Cup dapat menjadi bagian dari pembinaan generasi muda.
Bahas Lapangan Bola Voli Outdoor
Dalam kesempatan tersebut, Dede juga mengungkapkan adanya pembicaraan dengan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Garut, Asep Mulyana, mengenai rencana pengembangan sarana olahraga di Desa Pangauban.
Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian adalah rencana pembangunan lapangan bola voli outdoor.
Fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi sarana olahraga masyarakat sekaligus mendukung pembinaan generasi muda Desa Pangauban.
“Barusan saya berbicara dengan Bapak Kadispora. Alhamdulillah beliau sangat merespons. Rencana ke depan akan membuat lapang bola outdoor di wilayah Desa Pangauban ini,” kata Dede.
Dede berharap rencana tersebut dapat direalisasikan pada tahun mendatang. Ia juga menyatakan akan menyampaikan aspirasi tersebut kepada Bupati Garut agar pembangunan sarana olahraga di Desa Pangauban mendapat perhatian pemerintah daerah.
“Mudah-mudahan tahun depan akan segera terealisasi. Insyaallah saya juga akan menyampaikan hal ini kepada Bupati Garut,” ujarnya.
Dari Desa untuk Prestasi dan Ekonomi
Kehadiran Sapi Cup Pangauban Open 2026 memperlihatkan bahwa kegiatan olahraga di tingkat desa dapat memiliki manfaat yang lebih luas.
Di satu sisi, turnamen menjadi wadah bagi para pemain untuk mengembangkan kemampuan dan berkompetisi. Di sisi lain, kegiatan tersebut menciptakan ruang interaksi masyarakat dan turut menggerakkan aktivitas ekonomi warga.
Semangat tersebut juga menjadi bagian dari upaya Desa Pangauban di bawah kepemimpinan Asep Feri Herdiana dalam menghadirkan kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Sapi Cup diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan olahraga sesaat, tetapi dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang semakin besar dan mampu melahirkan bibit-bibit atlet potensial.
Bukan Sekadar Turnamen
Sapi Cup Pangauban Open 2026 pada akhirnya bukan sekadar pertandingan untuk memperebutkan gelar juara.
Turnamen ini menjadi pertemuan antara olahraga, kebersamaan masyarakat, pembinaan generasi muda, dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Dengan durasi pertandingan sekitar 40 hari serta tingginya antusiasme masyarakat, Sapi Cup Pangauban Open 2026 diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi salah satu agenda olahraga yang dinantikan masyarakat.
Dukungan dari Kadispora Garut Asep Mulyana serta perhatian Anggota DPRD Jawa Barat Dede Kusdinar turut membuka ruang bagi pengembangan fasilitas olahraga di Desa Pangauban.
Jika rencana pembangunan lapangan bola voli outdoor tersebut dapat direalisasikan, keberadaan fasilitas itu nantinya diharapkan semakin memperkuat pembinaan olahraga masyarakat, khususnya generasi muda.
Dari sebuah desa, semangat kompetisi terus tumbuh. Dari lapangan olahraga, kebersamaan masyarakat bergerak. Dan dari kegiatan seperti Sapi Cup Pangauban Open 2026, Pangauban menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi bagian dari penggerak kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
Sapi Cup Pangauban Open 2026 pun bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi tentang bagaimana sebuah kegiatan olahraga mampu menghadirkan kebersamaan, membuka peluang ekonomi, dan menumbuhkan harapan baru bagi generasi muda Desa Pangauban.(Yopi/Ajun).
