SMPN 21 memgadakan Pemotongan Hewan Kurban
Kota Bekasi, zonainformasinew.com – SMPN 21 Kota Bekasi melaksanakan kegiatan pemotongan hewan kurban Hari Raya Idul Adha 1447 H di SMPN 21 kamis (28/5).

Kegiatan tersebut berlangsung dengan tertib, higienis dan sesuai kaidah kesehatan masyarakat veteriner sebagai bentuk komitmen SMPN 21 dalam memberikan layanan pemotongan hewan kurban yang aman dan profesional kepada masyarakat. Kegiatan pemotongan hewan kurban pada hari pertama Idul Adha tersebut dihadiri langsung Kepala SMPN 21 bersama jajaran perangkat daerah terkait.
Pada kesempatan tersebut beliau berpesan kepada Siswa untuk memperhatikan kebersihan, mengelola limbah dari pemotongan hewan kurban, jangan membuang limbah sembarang tempat dan semaksimal mungkin menekan jumlah sampah plastik dengan menggunakan wadah-wadah yang bisa dipakai berulang selain plastik, alternatif yang lain bisa menggunakan besek.
Pada kesempatan itu juga dilakukan penyembelihan sapi yang diperuntukkan bagi siswa dan sekitar warga lingkungan SMPN 21 sebagai bagian dari program bantuan hewan kurban Idul Adha.Proses pemotongan hewan kurban di Sekolah SMPN 21 dilaksanakan sesuai standar operasional yang memperhatikan aspek syariat Islam, kesehatan hewan, serta kebersihan lingkungan.
Penyembelihan dilakukan oleh Juru Sembelih Halal (JULEHA) tersertifikasi yang telah memiliki kompetensi dan pengalaman dalam pelaksanaan penyembelihan hewan secara halal dan sesuai ketentuan kesejahteraan hewan.
Selain proses penyembelihan, Tim Kesehatan Hewan juga melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh, baik sebelum maupun sesudah pemotongan. Pemeriksaan antemortem dilakukan untuk memastikan hewan dalam kondisi sehat dan layak dipotong, sedangkan pemeriksaan postmortem dilakukan terutama pada organ dalam seperti hati dan paru-paru guna memastikan daging yang dihasilkan aman untuk dikonsumsi masyarakat tahapan pemeriksaan tersebut secara ketat.
Pemeriksaan organ dilakukan secara teliti untuk mendeteksi kemungkinan adanya penyakit atau kelainan pada hewan kurban sehingga kualitas dan keamanan pangan asal hewan tetap terjamin.
Tahapan penanganan karkas juga dilakukan secara profesional melalui proses kelet dan parting oleh tenaga terlatih dan berpengalaman.
Penanganan daging dilakukan dengan memperhatikan standar higiene dan sanitasi agar mutu daging tetap terjaga hingga didistribusikan kepada masyarakat penerima kurban.(Abu Hasan Safii)
