DAERAH

Diduga Kades Mukut Agus Kangkangi Perda No 9 Tahun 2014 Terkait Penerbitan SPHAT

Banyuasin (Sumsel) Zonainformasinew.com– Kades Agus diduga kangkangi peraturan(Perda) no 9 tahun 2014 pasal nya dimana menurut peraturan (Perda) penerbitan SPHT hanya Rp 500.000/SPHT itupun sudah termasuk biaya.

Ditempat terpisa(WR) mengatakan kalau memag benar didesa mukut dimastah jabatan kades Agus kami (khususnya masyarakat desa mukut) mengajukan Pembuatan Surat Pengakuan Hak Atas Tanah (SPHAT).
Oleh pemerintah desa Mukut masyarakat dikenai Biaya dengan nominal penbayaran sebesar Rp 2.500.000/SPHAT ada masyarakat yang protes karena mersa keberatan terus jawab nya kalau keberatan dengan biaya yang sudah di tentu kan bikin dan uruslah sendiri dikecamatan,”kami warga desa yang orang awam tidak bisa berbuat banyak selain menuruti apa kata pak kades Agus.

Masih celotenya untuk bapak ketahui dari sekian banyak SPHT masih 5 orang yang belum menerima SPHAT yang menurut pak kades di kecamatan lagi habis belangko sedang kan dana sudah dibayar lunas sebesar Rp 2.500.000. oleh masyarakat,

Ditempat terpisah (RDH) mengatakan,Kalau menurut peraturan daera (Perda) kabupaten Banyuasin Kalau tidak Salah itu No 6 tahun 2014 biaya untuk penerbitan SPHAT itu sebesar Rp Rp 500.000/SPHAT Sudah termasuk Biaya ukur dan materai,
kalau seperti ini kan ditentu kan harganya oleh pak Kades sebesar Rp 2.500.000 /SPHAT. apakah ini tidak menyalahi peraturan yang Sudah ditentukan Oleh pemerintah daerah, Ya. sama saja ingin memperkaya diri sendiri bukan membantu warga.

“Harapan kami warga,
mohon kepada bapak Sumito selaku Camat di kecamatan Pulau Rimau dan pemeritahan terkait dikabupaten Banyuasin untuk menindak tegas prilaku serta kebijakan Agus kades mukut yang dianggap tidak wajar dan semena mena terhadap warga nya,” harap nya.

Sementara camat Suminto seminggu yang lalu berjanji akan memanggil Kds Agus tapi sampai sekarang tidak ada tindak lanjut nya.
Di konfirmasih ulang lewat WhatSapp yang angkat istri nya dan mengatakan bapak lagi pergi.lalu dikonfirmasih lewat cat WhatSapp sampai berita ini dinaikan tidak ada jawabannya.(Yulius Hia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *