DAERAH

Wabup Berharap Pengelolaan Wisata Pada Libur Lebaran Tahun Ini Lebih Profesional

Garut, zonainformasinew.com – Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman menginginkan agar pengelolaan wisata pada masa libur Idulfitri 1444 Hijriah di tahun ini bisa lebih baik dan lebih profesional dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Nah salah satunya ini memerlukan persiapan, baik yang langsung oleh pengelola wisata. Wisata itu rata-rata dikelola bersama-sama dengan desa, kemudian support dari pemerintah, dari Pak Camat atau Muspika, ini juga harus maksimal supportnya,” ucap Wabup Garut dalam keterangannya di Pantai Sayang Heulang, Desa Mancagahar, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Rabu (19/4/2023), usai mengecek kesiapan objek-objek wisata di wilayah selatan

Selain dukungan dari pihak pemerintah setempat, Wabup Garut mengungkapkan, pengelolaan wisata juga memerlukan dukungan dari masyarakat wisata, terutama masyarakat wisata yang dekat dengan desa. Ia berharap, pengelolaan wisata di tahun ini bisa lebih baik.

Selain itu, Wabup Garut menyampaikan bahwa di tahun-tahun sebelumnya, sebelum Covid-19 melanda, sering terjadi macet total akibat dari banyaknya kendaraan yang parkir di area wisata hingga merembet ke jalan. Maka dari itu, pihaknya akan mengantisipasi kemacetan ini dengan menyediakan lahan parkir di Pantai Santolo dan di Pantai Sayang Heulang.

“Salah satu penyebab kemacetan itu adalah parkirnya di jalan, parkirnya sudah sangat membludak, sehingga antisipasinya adalah salah satunya adalah tempat parkir, nah makanya tempat parkir ini kita carikan di Santolo dan di Sayang Heulang ada beberapa tempat, dan ini sudah dikoordinasikan antara pemerintah daerah dengan desa,” ujarnya didampingi Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, Mamun.

Ia juga mengutarakan, pihaknya sudah memastikan agar semua tempat wisata terdapat pelayanan kesehatan, serta pengamanan yang diselenggarakan oleh TNI Polri.

Terakhir, terkait permasalahan double karcis, Wabup Garut menegaskan di tahun ini sudah tidak ada lagi double karcis, karena pihaknya sudah bekerja sama dengan pihak desa untuk hanya menyediakan satu jenis karcis saja.

“Tidak ada ya, jadi kita sekarang kerja sama tadi dengan desa, jadi kalau dulu kan ada karcis desa, ada karcis Pemda, sekarang nggak, (cuma) satu karcis,” tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris Disparbud Kabupaten Garut, Mamun, menambahkan, pihaknya telah menyiapkan layanan kesehatan dari puskesmas di semua titik objek wisata. Bahkan di objek wisata pantai pihaknya menyiapkan layanan unit gawat darurat sebagai antisipasi terjadinya kecelakaan. Pihaknya juga telah bekerjasama dengan pospam setempat guna memberikan kenyamanan para wisatawan.(Yopi)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *