KOTA BEKASI

Nasabah Ancam Karyawan FIF Cabang Bekasi 2, Dilaporkan Ke Polres Metro Bekasi Kota

Bekasi, zonainformasinew.com – Kejadian Perkara berawal dari bulan November ketika saya bekerja di perusahaan FIF cabang Bekasi 2 sebagai debcollector C2. ketika itu saya menagih via WhatsApp ke pada nasabah atas nama Johan Ivantri yang berada di Rawalumbu Bojong Menteng.

Nasabah atas nama Johan Ivantri tidak terima dan menantang juga mengambil foto ibu saya yang sudah meninggal atau almarhum dari sosial media saya dengan bahasa yang tidak baik sampai ke pencemaran nama baik dan pengancaman ingin membunuh saya serta mendatangi dan mencari tau lokasi rumah saya. Atas kasus ini, saya melakukan laporan kejadian perkara tersebut ke kepolisian Polres Metro Bekasi Kota tepat di tgl 19 November 2022 jam 23.17 wib.

Dalam laporan kepolisian tersebut masuk kedalam perbuatan dengan ancaman kekerasan dan undang undang ITE tidak di masukan oleh Polres Metro Bekasi Kota dan saya menunggu pergerakan dari penyidik tetapi ada kecurigaan saya karena penyidik tidak menghubungi saya sejak November setelah kejadian sampai awal bulan April dan belum kasih surat limpahan dari Polres ke Polsek
sehingga dengan kejadian kedua si pelaku menantang saya karena pelaku merasa tidak bisa di tangkap sehingga terjadi saling argument di WhatsApp


Tepat pada tanggal 08 April 2023 rumah saya di serang oleh pelaku Johan Ivantri dan oknum ormas yang memakai baju loreng pemuda Pancasila dan 234sc
saya di ludahi dan di lempari di dalam rumah dan memanjat dan mendobrak pagar rumah saya serta menendangi dan melawan Security dan Karang Taruna di Perumahan saya Galaxy tepat di Jl.Pulo Sirih Timur 7 CA 227


Selain itu pula yang bersangkutan mengancam membunuh saya
ketika itu saya di jemput oleh mobil patroli untuk menyelamatkan saya akhir nya sampa di Polsek Bekasi Selatan saya tetap di serang oleh rekan rekan Johan Ivantri serta istri saya yang lagi hamil hampir kena pukul sewaktu di Polsek Bekasi Selatan lalu ketika di Polres pelaku Johan Ivantri masih sempat menyerang saya dan istri saya ketika itu di pisahkan oleh anggota


lalu kumpulan rekan rekan pelaku ada di luar Polres karena kurang nya anggota personil di Polsek Bekasi Selatan akhir nya saya di selamatkan di bawa ke Polres Metro Bekasi untuk di selamatkan dan membuat laporan kepolisian ke 2 dengan pelaku yang sama


karena sudah menyerang rumah saya dengan berencana serta membuat kegaduhan di rumah saya
sehingga menganggu warga di perumahan saya pada pukul 22.00 malam dan saya di antarkan pulang oleh anggota polres metro bekasi dan pelaku ada di polres metro bekasi


Dan besok hari nya tepat pada tgl 10 April 2023 saya ke Polres Metro Bekasi untuk memproses kejadian saya tidak melihat ada pelaku di tahanan sementara yang ada di lantai atas dan saya mempunyai bukti foto dan video nya, lalu saya ke ruang Resmob bertanya ke penyidik kenapa pelaku tidak di tahan dan penyidik bertele-tele menerangkannya lalu saya menghubungi keluarga dan orang tua saya untuk ke Polres di sana saya menanyakan ke penyidik atas laporan kepolisian di bulan November 2022 dan di bulan April 2023 kenapa tidak di tanganin karena sudah berbulan bulan pelaku belum di proses ternyata penyidik sama sekali tidak memberi saya Surat limpahan dari polres metro Bekasi ke Polsek


Akhirnya pelaku Johan ivantri tepat di tgl 8 April 2023 menyerang rumah saya
dan tepat di tgl 10 April 2023 saya baru mendapatkan surat limpahan tersebut foto copynya sedangkan pihak polres metro Bekasi mengaku sudah mengirim berkas nya ke Polsek Bekasi selatan


Disinilah timbul kecurigaan saya untuk penanganan masalah ini saya merasa Polsek Bekasi selatan tidak menanggapi secara serius dan kejadian kedua di tgl 08 April 2023 atas penyerangan rumah saya penyidik polres metro Bekasi mengatakan baru sampai tahap disposisi dan mengatakan nanti tunggu jadwal panggilan saksi sehingga timbul lagi kecurigaan saya atas kejadian ini
karena pelaku Johan ivantri tidak berada di sel tahanan sementara di lantai atas Polres Metro Bekasi Kota


Dan tepat di 11 April 2023 saya melihat pelaku buat status di Instagram dengan foto background di polres menyatakan bebas dan menggunakan hastag 234sc
di sini timbul lagi kecurigaan saya saya juga mempunyai foto tersebut di sini saya merasa di rugikan dan merasa nyawa saya terancam serta istiri saya menjadi trauma berat di karenakan lagi hamil,karena proses yang sangat lambat
terima kasih.(Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *