DAERAH

Diduga PT AGNYA ABDA PERSADA Gelapkan Sertifikat

BERGEJOLAK MASYRAKAT PEMBELI RUMAH , DI PERUMAHAN AGNYA PERSADA
INDIKASI OWNER GELAPKAN SERTIFIKAT ..

Desas desus pembeli rumah di Perum AGNYA Persada mulai mencurigai owner dari PT. AGNA ABDA PERSADA terkait sertifikat yang sudah 6 tahun lamanya tidak kunjung di terima oleh pemebeli rumah, owner PT. AGNA ABADA PERSADA selalu berkelit dengan berjanji akan segera memberikan sepenuhnya sertifikat kepada para pemebeli rumah yang sudah melunasi kewajiban sepenuhnya .


Sampai saat ini developer perumahan agnya persada tidak memebrikan kepastian kepada para pemebli rumah di perum agnya persada dengan alasa yang tidak jelas ,
“setiap tahun owner PT. AGNA ABADA PERSADA selalu janji , tapi tidak kunjung di tepati dan di minta alasan selalu berkelit” ujar pemebeli rumah
“Kami dan beberapa orang yang sudah melunasi pemebayaran dengan sepenuhnya tanpa ada tunggakan apapun kepada PT. AGNA ABADA PERSADA menuntut hak kami yang sudah bertahu tahun belum kunjung selesai” lanjut pembeli rumah

Owner PT. AGNA ABADA PERSADA yang ber inisial H.IS ini kami hubungi beberapa kali melalui telpon seluler tidak ada jawaban apapun ,

Team dari kabar berita news menemui parapembeli rumah di perum agnya persada yang sudah melunasi pemebayaran dan belum menerima hak nya berupa sertifikat. ada yang sudah melakukan upaya meminta bantuan jasa kuasa hukum , ada juga yang mau melaporkan perkara ke pihak kepolisian dan ada juga yang bukan hanya sertifikatnya yang tak kunjung datang melainkan membeli rumah tapi sertifikatnya di pindah namakan tanpa sepengetahuan dari pembeli rumah setelah melalui pengecekan ternayata keberadaan sertifikat ada di salah satu bank persero cabang bandung timur dengan atas nama orang lain yang berinisial NS , dengan nilai anggunan yang sangat pantastis ( besar )senilai Rp.450.000.000 ( Empat Ratus Lima Puluh Juta Rupiah ) .

Kami menemui pembeli rumah di perumahan agnya perasda yang keberadaan sertifikatnya di anggunkan oleh owner PT. AGNA ABADA PERSADA kepada bank persero cabang bandung yang status sertifikatnya ternyata di namakan orang lain berinisial NS .


“ saya waktu itu membeli rumah kepada PT. AGNA ABADA PERSADA langsung bertemu dengan ownernya sekaligus developer perum agny persada bapak H.I.S yang beralamat di jalan Guntur melati desa haurpangung kecamatan tarogong kidul perum agnya persada , dengan kesepakatan CASH berkala, dengan harga Rp. 350.000.000 ( Tiga Ratus Lima Puluh Juta Rupiah ) di blok D1 no 1 perum agnya persada .dengan pembayaran yang sudah di bayarkan sebesar Rp.229.500.000 ( Dua ratus Dua Puluh Sembilan Juta ,Lima ratus ribu Rupiah ) dengan sisa tunggakan sebesar Rp. 120.500.000 ( Seratus Duapuluh Juta lima Ratus Ribu rupiah ) setelah keterlambatan saya membeyar tiba tiba datang orang tak di kenal memfoto / mendokumtasikan rumah saya ,kemudian saya bertanya maksudnya dan tujuan foto rumah saya , mereka menjawab ( hanya poto poto saja )


“Selang beberapa bulan kemudian ada pihak bank persero yang datang ke rumah saya dengan membawa dokumen perbankan dengan menanyakan pembayaran , saya heran saya tidak pernah ada urusan dengan pihak perbankan terkait status rumah di perum agnya persada , setelah saya cek dokumen penagihan tersebut , ternyata bukan atas nama saya melainkan atasa nama orang lain ber inisal NS , kemudian pihak bank menjelaskan ternyata rumah yang saya tempti dan saya beli secraa cash berkala dengan owner PT. AGNA ABADA PERSADA / developer agyna persada itu sertifikatnya bukan atas nama saya melainkan nama orang lain” ujarnya


“ setelah saya kedatangan pihak bank persero cabang bandung timur , saya menemui owner PT. AGNA ABADA PERSADA / developer agyna persada , namun jawabnya begitu menggelengkan kepala saya ( didinya mah tinggal mayar we kontrakan anggap we saya ngontrakeun ) jawaban dari sdr H.IS kepada saya , kemudian saya berkonsultasi ke kantor LBH MANGGALA GARUDA PUTIH tentang permasalahan yang saya alami dan saya menguasakan sepenuhnya kepada LBH MANGGALA GARUDA PUTIH ” pungkas nya ….


Lanjut team bergegas menemui kantor hukum manggala garuda putih yang beralamat Kantor di Agnya Persada Blok D1 No.2 Jalan Guntur Melati Haurpanggung Tarogong Kidul Garut bertemu langsung dengan ketua umum LBH MANGGALA GARUDA PUTIH dan melanjutkan apa yang di alami oleh para pembeli rumah yang belum di berikan hak nya oleh owner PT. AGNA ABADA PERSADA / developer agyna , ketua umum lbh manggala garuda putih meng IYA kan adanya aduan masyrakat yang datang ke kantor lbh manggala .


“ ya benar ada nama nama dari pembeli rumah di perum agnya persada yang hak nya belum di selesaikan oleh pihak developer , dan memberikan bukti – bukti pembarayan kepada pihak PT. AGNA ABADA PERSADA dan ada juga yang memberikan kuasa sepenuhnya kepada kami “ ujar ketua umum lbh manggala garuda putih
Lanjut…..
“ kami juga sempat melayangkan somasi kepada owner PT. AGNA ABADA PERSADA untuk mengklarifikasi terkait beberapa nama yang datang ke kantor kami dan memebrikan kuasa kepada kami , setelah kami mengundang owner PT. AGNA ABADA PERSADA ke kantor kami sdr H.IS menyampaikan bahwasanya sdr,I W pembeli rumah blok D1-no21 harus membayar kontrakan selama 8 tahun kepada owner PT. AGNA ABADA PERSADA sdr. H.IS , Dan mengancam jangan menggau sdr,I NS atas nama dari pemilik sertifikat yang di anggunkan oleh owner PT. AGNA ABADA PERSADA sdr. HIS .” pungkasnya. (Yopi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *